Epribadeh semuaaa apa masih ada yang inget sama gua ?? Atau cerbung gua ini ?? Hehe
pasti pada lupa deh ya *nangissambilmelukrio :D
maklum lah kan gua post nih cerita per part 1 bulan sekali . heheh
dan
sorry ya kalo part ini ngaret dan kurang memuaskan ceritanya dan juga
bila ada kata-kata yang kurang mohon dimaafkan yah namanya juga penilos
labil . wkwkw
dari pada gua banyak omong mending sekarang kita langsung aja baca part 5 nya J
cekidoot
seorang
gadis menatap nisan sang ayah yang baru beberapa bulan telah tiada
dunia ini. Sang ayah meninggal akibat kecelakaan pesawat setelah
mengurus pekerjaan di luar negeri . Awalnya gadis yang sedang menatap
nisan ayahnya ini tidak ridho ayahnya meninggal karena ia sangat sayang
dengan ayahnya tapi seiring berjalannya waktu gadis ini pun akhirnya
bisa menerima kepergian ayahnya
tiba-tiba terdengar suara
deringan ponsel yang merupakan milik gadis itu, setelah melihat nama di
layar ponsel gadis itu langsung mengangkat sambungannya
"iya mah"
"aku dimakam ayah mah"
"iya mah ini juga aku mau pulang kok"
"iya mama, aku enggak mampir kemana-mana kok"
"iya mamaku sayang"
"yaudah , bye"
setelah
bercengkrama dengan mamanya gadis itu langsung memasukan ponsel nya
kembali ke tas nya lalu berpamitan sekaligus mencium nisan ayahnya
"aku pulang ya yah , i miss you "ucapnya sambil beranjak dari tempat itu dan menuju ke parkiran makam
saat
mengambil kunci mobil di tas nya gadis itu tidak melihat orang yang
sedang berjalan di depannya sehingga ia menabrak seseorang
"sorry ... Elo "kata gadis itu kaget melihat orang yang di tabraknya barusan
"iya alyssa ini gua , kenapa lo ngeliat gua kaya ngeliat setan"ucap orang yang di tabrak oleh ify
"emang elo setan , uppss"kata ify sambil menutup mulutnya
"mata elo katarak yah , masa orang ganteng gini di samain sama setan"ucap rio orang yang tadi di tabrak ify
"idih pede banget elo"kata ify malas
"harus pede lah kalo jadi orang mah"ucap rio sambil memasukkan tangan kanannya ke saku celanannya
"oh ya btw elo ngapain kesini"tanya rio pada orang yang di hadapannya ini
"elo mau tau banget ngapain gua disini"kata ify sambil melipat kedua tangannya di dada
"enggak penting juga sih buat gua"ucap rio
"oh yaudah kalo gitu"kata ify langsung pergi dari hadapan rio tanpa pamit
baru beberapa langkah ify berjalan sesorang memanggilnya siapa lagi kalo bukan rio
"tugguu"kata rio lalu mendekat ke ify
"ada apa lagi , astaga"kata ify kaget karena sekarang rio sudah berada di hadapannya
"tuh kan elo emang kaya setan tiba-tiba udah ada di depan gua"kata ify setelah berbalik ke arah rio
"elo
nya aja yang lebay"ucap rio sambil menoyor kepala ify . Ada perasaan
aneh saat menoyor kepala gadis di depannya entar kenapa ia senang dengan
situasi seperti ini karena situasi ini menurut rio sangat langka selama
2 tahun sekelas dengan ify
"isshh noyor-noyor aja sih lo"kata ify
"emm... Fy boleh gua tanya sesuatu sama elo"kata rio dengan muka serius
"sorry
gua mau pulang"kata ify sambil melangkah kembali ke mobilnya. Tapi
tangannya telah di cekal oleh rio sehingga ia tidak jadi melangkah
"gua cuma mau tanya doang fy"ucap rio dengan lembut
"oke , elo mau tanya apa?"kata ify
"elo
kenapa sih kalo liat gua kaya gak suka gitu"kata rio tanpa di sadari
oleh mereka berdua tangan rio masih setia bertengger di tangan ify
"maksud lo?"tanya ify binggung dengan ucapan rio
"elo pasti ngerti maksud gua"kata rio
"oke
gua bakal jawab tapi tolong lepasin dulu tangan elo dari tangan
gua"kata ify sambil melirik tangannya dengan ucapan ify barusan rio
langsung melepaskan cekalannya
"udah kan , sekarang elo jawab"kata rio santai
"oke , tadi elo tanya kenapa gua kalo liat elo gua gak suka?"kata ify . Rio mengangguk
"karena gua benci sama elo"kata ify . Rio mengangkat sebelah alisnya dengan jawaban ify
"alasannya ?"kata rio dengan santai
"karena gua enggak sama sikap lo"kata ify
"contohnya"
"contohnya yaitu elo selalu dateng kesekolah seenak jidat lo dan selalu bolos jam pelajaran"jelas ify
"itu
semua kan hak gua"ucap rio . Ify terdiam dengan apa yang di ucapkan rio
barusan. Memang benar itu semua adalah hak rio mau melakukan apapun
"udah
ah gua mau pulang"kata ify lalu melangkah kemobilnya. Entah kenapa kali
ini ify benar-benar kehabisan kata-kata menghapi rio setelah ucapan rio
barusan biasannya dia itu tidak pernah seperti ini sebelum kalo
menghadapi rio
"aneh lo"kata rio dengan suara pelan dan menatap punggung ify yang mulai menjauh dari penglihatannya
****
pertandingan
cakka dengan agni kini semakin seru mereka berdua enggak mau kalah satu
sama lain sehingga mereka selalu kejar mengejar skor. Tapi Kali ini
skor imbang yaitu 24-24
"udah deh kka elo ngalah aja sama gua toh setelah gua memasukkan bola ini gua menang"kata agni sambil mendrible bola basket
"lo yakin bakal menang dari gua"kata cakka berusaha mengambil bola dari tangan agni
"yakin"kata agni mantap
"tapi
menurut gua elo bakal kalah dari gua"kata cakka sambil merebut bola
dari tangan agni dan kini ia berhasil merebut bola itu dari agni dan
langsung memasukkanya ke ring
"yes gua menang"kata cakka
setelah memasukkan bola ke ring dan loncat-loncat . Agni yang melihat
itu langsung teduduk lesu di tengah lapangan
permainan mereka berakhir dengan skor yang sangat tipis yaitu 25-24
"gimana nih, gua menang"kata cakka sambil mendrible bola basketnya dan berjalan kearah agni yang terduduk di tengah lapangan
"siap jadi babu gua selama 1 bulan ini kan?"lanjut cakka lalu duduk di hadapan agni
"enggak mau"tolak agni mentah-mentah
"dih gak boleh gitu dong kan yang buat perjanjian itu kan elo sendiri"kata cakka
"perjanjian gua, udah batalin"ucap agni lalu beranjak pergi dari lapangan komplek perumahannya
"eittss...
Gak bisa perjanjian udah deal dan enggak boleh dibatalin"kata cakka
sambil menarik tangan agni sehingga agni terduduk kembali ketempat
duduknya tadi
"gua enggak mau jadi babu orang macam elo"kata agni lalu kembali berdiri
"yehh,
harusnya elo itu bersyukur bisa jadi babu gua dan selama 1 bulan bakal
selalu deket-deket sama gua"kata cakka"udah pokoknya enggak ada acara
tolak menolak, gua balik duluan byee"cakka langsung beranjak meninggal
tempat itu
"dasar agni bego ngapain juga elo tadi
buat perjanjian kaya gitu , kena batunya kan lo"kata agni menyalahkan
dirinya sendiri lalu beranjak pulang seperti cakka
****
"iya oma ini aku udah mau sampe"kata alvin
sambil memberhentikan motornya di pinggiran trotoar karena ia tidak bisa konsen menjalani motornya bila ada yang menelponya
"iya,,, iya"kata alvin mematikan sambungan telepon dari omanya dan memasukka ponsel nya kembali ke saku seragam sekolahnya
tapi baru saja ia memasukka ponsel nya ponselnya kembali berdering
"ada apalagi oma"
"kenapa enggak bilang dari tadi sih omah"
"yaudah, oh ya aku kayanya hari ini pulang larut malam"
"aku mau kerumah rio dulu"
"oke , bye"
sebelum alvin memasukkan kembali ponselnya ia memberitahukan rio bahwa ia akan kerumahnya
to: rio
bro elo udah balik kan ? Gua kerumah lo ya?
Send
tiba-tiba ponsel alvin bergetar
from : rio
iya gua udah balik , emangnya elo gak jadi nganterin oma lo ?
Setelah membaca blasan sms itu alvin langsung membalsnya
To : rio
enggak jadi
send
from : rio
yaudah kesini aja , kasih tau cakka sama iel juga biar mereka kesini
to : rio
oke , ntar gua sms mereka
send
setelah meng sms rio alvin lalu meng sms cakka dan iel
abis meng sms iel dan cakka alvin langsung menjalankan motornya kerumah rio
esoknya
"woy kebo bangun "kata seorang pemuda mengenakan seragam putih biru sambil menarik selimut kakanya
"ihhh ,,, ngapain sih ganggu aja"ucap ify sambil kembali menarik selimut yang tadi sempat di tarik oleh adiknya
"tumben banget lo ka jam segini belum bangun, biasanya kan elo yang ngebangunin gua"ucap adik satu-satunya ify yang bernama deva
"tau nih gua ngantuk banget"ucap ify dengan mata yang masih terpejam
"emangnya semalam abis ngapain lo?"tanya deva pada kakanya
"gua enggak ngapa-ngapin tapi gak tau kenapa hari ini gua ngantuk banget"jawab ify sambil memeluk gulingnya
"elo enggak sekolah?"tanya deva
"sekolah , sekarang emangnya jam berapa?"tanya ify
"jam set 7 "jawab deva santai
"demi apa lu?"tanya ify yang kaget dengan ucapan deva barusan
"gua
seriusan kaka sayang"kata deva sambil bangkit dari duduknya dan
meninggalkan kamar sang kaka "oh iya ka hari ini lo berangkat bareng gua
soalnya mobil elo di pake sama mama"deva lalu turun kelantai bawah
setelah
deva pergi ify langsung buru-buru ke kamar mandi karena dia sudah telat
banget . Mana hari ini pelajaran pertama adalah pelajarannya bu ira,
bisa dihukum dia kalo telat
tak lama ify kini sudah mengenakan seragam sekolahnya dan langsung turun ke bawah
"mbo,, deva mana"tanya ify yang duduk di tangga dan memakai sepatunya
"den deva tadi udah berangkat non"ucap mbo sinem yang sedang merapihkan meja makan
"loh kok aku di tinggal"kata ify kesal
"abis tadi kata den deva non nya kelamaan jadi dia tinggal"kata mbo sinem
"ngeselin tuh anak , yaudah mbo ify berangkat dulu"ucap ify lalu pergi
"taksi"panggil ify dan taksi itu pun berhenti di depan rumah ify
"mau kemana neng?"tanya supir taksi
"sma
trisakti pak"kata ify setelah berada di dalam mobil . Sang supir taksi
langsung menuju tempat yang diberitahu oleh penumpangnya itu
"cepet dong pak"kata ify yang panik karena sekarang sudah jam 7 lewat 15
"sabar neng , ini juga udah cepet "kata supir taksinya
tanpa di duga tiba-tiba saja taksi yang di tumpangi ify berhenti
"kok berhenti pak"tanya ify
"enggak tau nih neng , bentar ya saya cek dulu"kata supir taksi lalu turun untuk mengecek mobilnya
"kenapa pak"tanya ify yang kini sudah di luar taksi
"ban nya bocor neng"kata pak supir taksi
"yah
kok bisa sih , yaudah deh pak saya sampe sini aja naiknya sekolah saya
udah deket kok"kata ify sambil menyerahkan uang 50rb an kepada supir
taksi itu lalu pergi
"kebalinya neng "teriak supir taksi
"kembaliannya ambil aja pak"kata ify lalu kembali berjalan menuju sekolahnya karena ia sudah telat
"aduh cape juga yah"kata ify yang baru beberapa km jalan dari tempat taksi yang di tumpanginya bocor ban nya
tin...tin...
Terdengas Suara klakson motor dari belangkannya yang mengangetkan dirimu
"udah tau jalan lega juga"ucap ify sambil membalikan badannya
"eh itu kan jalan lebar"marah ify pada si pengemudi
"suka-suka gua dong mau jalan lewat mana kan ini tempat umum"ucap si pengemudi yang ternyata adalah rio
"nyebelin lo"kata ify kembali berjalan karena sekolah tinggal beberapa km lagi
"mau nebeng gak lo"tawar rio sambil menjalankan pelan motornya di samping ify
"gak perlu"tolak ify sambil tetap berjalan
"yakin enggak mau nebeng , 5 menit lagi masuk loh"kata rio
"yakin banget , bentar lagi juga gua sampe kok"ucapnya
"yaudah kalo gitu"kata rio lalu pergi
Kini
ify telah sampai di depan sekolahnya sambil memohon-mohon kepada pak
satpam agar di bukakan gerbangnya karena ia Cuma telat 2 menit doang
"yah pak buka in dong"mohon ify pada pak satpam
"maaf neng ini udah peraturan"kata pak satpam
"yah bapak , saya kan ini baru pertama kali telat , pliss dong bukain"minta ify sambil memohon
"maaf
neng enggak bisa"pak satpam tetep kekeh dengan peraturan yang dibuat
oleh sekolah yaitu buat siapa saja yang datang terlambat dilarang masuk
kecuali rio dan sobat-sobatnya yang memang tidak pernah dilarang masuk
kalo telat *enak banget*
"huh bapa pelit nih"kata ify
pasrah dan terpaksa deh hari ini dia harus bolos sekolah dan ini pertama
kalinya ia bolos tapi baru beberapa langkah ify berjalan dari gerbang
sekolah tiba-tiba ada seseorang yang berucap dan otomatis ia membalikan
badannya
"bukain aja pak"tiba-tiba ada seseorang dengan coolnya bersender di tempat pos satpam
"tapi mas nanti saya di marahin"kata pak satpam
"udah nanti kalo dimarahin bilang kalo saya yang suruh"katanya
"baik mas"kata pak satpam sambil membuka gerbangnya
"masuk mba"suruh pak satpam sementara orang yang tadi menyuruh pak satpam untuk membukakan gerbang untuk ify langsung pergi
bersambung ........
Wah wah wah akhirnya selesai juga nih part 5 nya . Hehe
gimana ceritanya ? Makin gaje yah ? Emang gaje kan ini yang bikin juga niat gak niat jadinya gini deh :-x
Kira-kira siapa tuh yang nyuruh pak satpam buat ngebukain pintu gerbang buat ify ? Rio kah atau ada tokoh lain ?
Tunggu aja di part berikutnya :D
Dan sekali lagi gua minta maaf ya kareba post nya ngaret abis
oh ya jangan lupa like dan koment dari kalian di tunggu buat part selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar